
Sepertinya hari Jumat besok, 8 Agustus 2008, atau disingkat 08/08/08, akan menjadi angka yang penuh makna bagi sebagian orang.
Saya sendiri sampai saat posting ini ditulis, sudah menerima 2 undangan resepsi pernikahan yang sengaja diadakan pada hari dengan “angka cantik” tadi. Termasuk juga mereka yang ingin angka tadi tampil lebih “cantik” lagi dengan melakukan saat bersejarahnya pada pukul 8 pagi maupun 8 malam. Pagi ini di koran yang sempat saya baca juga menulis kalau beberapa KUA kebanjiran permintaan untuk mengadakan akad nikah pada hari tersebut.
Belum lagi (mungkin) mereka yang memang merencanakan kelahiran anak dengan sectio caesar, sepertinya pemilihan tanggal tadi juga sengaja diambil.
Alasannya bisa jadi macam2, dari yang mudah diingat, penuh keberuntungan dan lain sebagainya.
Sekitar 3 tahun lalu, saya juga melakukan hal serupa.

Hari pernikahan saya sengaja dipilih pada 05/05/05. Alasan kami waktu itu memang angka tersebut mudah diingat dan juga harinya –saat itu jatuh di hari Rabu– kebetulan bertepatan dengan hari libur nasional. Selain itu juga, 05/05 tadi merupakan tanggal kelahiran istri saya. Soal hari hoki serta penuh keberuntungan, wallahualam… Yang jelas kami selalu merasa hoki dan penuh syukur koq, tetapi bukan karena “angka cantik” tadi.
Tanggal menurut saya ya tetap saja angka, salah satu produk budaya manusia, just a number…